CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »
JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes

Sabtu, 30 Mei 2009

Membuat openSUSE 11.0 LiveUSB Menggunakan Windows

Mengapa harus menggunakan Windows ? Tentu saja tidak ada keharusan. Penggunaan sistem Windows ditujukan bagi para pengguna Windows yang ingin mencoba openSUSE menggunakan LiveUSB tanpa harus melakukan instalasi dan tanpa harus takut ada masalah dengan data dan sistem yang ada.
Berikut adalah summary dari proses pembuatannya :
KEUNTUNGAN
Tutorial ini dapat digunakan baik di Windows maupun di Linux. Letak perbedaan hanya pada proses pembuatan bootable Live USB (penggunaan syslinux)
Tidak memerlukan proses instalasi openSUSE terlebih dahulu seperti halnya KIWI. Hanya memerlukan prose download ISO LiveCD dan tools untuk ekstrak ISO (utility gratis 7-zip bisa melakukannya)
Dapat menggunakan file sistem FAT 32 sehingga USB Flash Disk tetap dapat digunakan untuk menyimpan file dari Windows, Linux maupun Mac.
Mudah, hanya perlu beberapa langkah singkat
Proses cepat, membutuhkan waktu beberapa menit saja. Proses terlama adalah melakukan copy ISO image sebesar 700 MB ;-)

PERSIAPAN
Siapkan USB Flash Disk minimal 1 GB
Download versi terakhir dari syslinux
Download hasil modifikasi initrd - namanya initrdud - dari uploads Blog Vavai. Modifikasi initrd ini memuat perubahan boot dari CD ke USB dan penambahan modules NLS untuk character set FAT 32
Download ISO openSUSE LiveCD. Saat tulisan ini dibuat, saya menggunakan openSUSE 11.0 RC 1

MEMBUAT BOOTABLE LIVEUSB
Jalankan Windows
Tancapkan USB Flash Disk
Ekstrak hasil download syslinux
Buka DOS Prompt (Command Prompt)
Pindah ke folder hasil ekstrak syslinux, masuk ke folder win32
Jalankan perintah syslinux -ma driver-letter-of-flash-disk, misalnya : syslinux -ma E: dengan E adalah driver USB Flash Disk. Note : Proses pembuatan bootable disk sangat cepat jadi jangan menunggu berlama-lama :-D

PROSES PEMBUATAN LIVE USB
Tancapkan ulang USB Flash Disk yang sudah bootable
Buat folder sementara untuk hasil ekstrak ISO LiveCD, misalnya folder liveiso
Ekstrak ISO LiveCD menggunakan 7-zip atau winrar ke folder liveiso
Copy semua isi dari liveiso ke USB Flash disk
Copy semua isi folder boot/i386/loader ke USB Flash disk (ke root folde, bukan didalam folder. Maksudnya, copy ke drive E: bukan ke kedalam folder di drive E: )
Rename file isolinux.cfg yang ada di root folder USB Flash disk menjadi syslinux.cfg
Copy file initrdud hasil download ke root folder USB Flash Disk
Buat perubahan kecil pada file syslinux.cfg agar menggunakan initrdud, bukan initrd. Lakukan perubahan pada baris ini : append initrd=initrd ramdisk_size=512000 ramdisk_blocksize=4096 splash=silent showopts menjadi append initrd=initrdud kiwidebug=1 ramdisk_size=512000 ramdisk_blocksize=4096 splash=silent showopts Opsi kiwidebug=1 akan menampilkan pesan error apapun :-D ke terminal

TESTING
Boot komputer dengan prioritas boot adalah USB HDD. Sebagian besar komputer terbaru mestinya sudah mendukung pilihan ini. Jika menggunakan laptop atau komputer yang mendukung perubahan boot on the fly, ubah pilihan dengan menekan tombol keyboard F12, F8, F9 atau tombol lain sesuai dengan konfigurasi komputer anda
Saat booting, tekan ENTER saat ada pilihan untuk boot. Mengetik tulisan Live-System seperti yang diminta akan menimbulkan pesan kesalahan. KIta dapat memodifikasi pesan ini namun hal ini tidak terlalu bermasalah andaikan dibiarkan demikian adanya

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Bagus. Yang lain juga tolong kunjungi http://komunitasaitialfianiscool.wordpress.com